"Saya fokus bisnis yang saya jalani sudah lima tahun, bisnis di nikel dan sawit," kata Hendardji ketika dihubungi CNN Indonesia, di Jakarta, Selasa (1/9). (Baca: Dicecar Soal Harta Rp 32,2 M dan Moge, Hendardji Klaim Wajar)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria kelahiran 10 Februari 1952 ini meniti karier di bidang militer sejak lulus dari Akademi Militer tahun 1974. Ia juga pernah menduduki posisi Komandan Pusat Polisi Militer TNI periode 2006-2007. Terakhir, ia menjabat sebagai Asisten Pengamanan Kepala Staf Angkatan Darat (Aspam KASAD) pada 2010. (Baca: Hendardji Soepandji Klaim Tak Akan Pakai Gaya Militer di KPK)
"Mungkin memang KPK bukan tempat yang cocok untuk saya. Saya juga memberi apresiasi yang tinggi pada sembilan orang ibu-ibu pansel yang telah bekerja maksimal," tuturnya. (Baca: ICW Sebut 10 Capim KPK Tak Penuhi Syarat)
Hendardji berharap, pemberantasan korupsi terus ditegakkan dan pertumbuhan ekonomi membaik. Dengan minimnya korupsi ia juga memimpikan berkurangnya kesenjangan ekonomi dan meningkatnya kesejahteraan rakyat. (obs)