Hal ini otomatis menampik pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang membandingkan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang membawa istri dan keluarga dalam tiap kunjungan kenegaraan dengan sejumlah anggota DPR yang diprotes keras oleh masyarakat lantaran turut membawa istri dan anaknya saat menghadiri Konferensi Ketua Parlemen Sedunia di New York, Amerika Serikat.
"Ya itu ada aturannya begitu. Saya kira begitu," ujar Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/9). (Baca: Setya Novanto-Fadli Zon Resmi Dilaporkan ke Mahkamah Dewan)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim advance ke luar negeri kami cut hampir separuh dibandingkan tradisi yang ada selama ini. Makanya format rombongan dimulai dengan tujuan kunjungan, fungsi-fungsi apa yang harus dilakukan. Maka dari itu, personel siapa yang perlu dilakukan," kata dia.
Sebelumnya, Fadli mengakui bahwa terdapat sejumlah anggota DPR yang turut membawa istri dan anaknya saat menghadiri Konferensi Ketua Parlemen Sedunia di New York, Amerika Serikat. Namun, menurut dia, ini merupakan hal yang wajar, karena Jokowi dan JK pun kerap membawa keluarganya saat melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. (Baca: Deretan 'Kasus' Kunjungan Luar Negeri DPR)
Politisi Partai Gerindra itu juga menyatakan bahwa kunjungan DPR ke AS beberapa hari lalu menelan biaya yang jauh lebih sedikit dibandingkan anggaran yang dikeluarkan untuk membiayai kunjungan kerja Presiden ke luar negeri.
(obs)