“Saya terus melakukan komunikasi dengan menteri dan pejabat terkait. Saya kini kembali menginstruksikan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, dan kepala-kepala daerah terkait untuk lebih cepat melakukan langkah-langkah terkoordinir,” kata Jokowi dalam keterangan tertulis kepada media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sekali lagi saya tegaskan bahwa tindakan hukum akan diambil dengan sangat tegas,” kata Jokowi. (Baca juga: Jerat Pembakar Hutan, Menteri Siti Dapat Dukungan Jaksa Agung)
Jokowi juga meminta pasukan TNI yang diturunkan untuk membantu upaya pemadaman kebakaran lahan ditambah. (Baca: Seribu Prajurit TNI Tiba di Palembang untuk Atasi Kebakaran Lahan)
Dari seluruh wilayah yang diselimuti kabut asap kemarin, Riau terdampak paling parah. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di ibu kota provinsi itu, Pekanbaru, menyentuh angka 984. Angka tersebut bahkan di atas level tertinggi ISPU, yakni berbahaya, yang berada di kisaran 300-500.
Namun sore harinya kabut asap menipis lantaran Pekanbaru diguyur hujan. Meski demikian, pemerintah tetap harus waspada karena kebakaran hutan belum tertanggulangi sempurna. Bila titik api kembali muncul, maka kabut asap akan kembali merajalela. (agk)