Pratikno mengatakan, kenaikan gaji dan tunjangan Presiden dan Wakil Presiden sudah diwacanakan sejak tahun lalu. Kementerian Keuangan, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Badan Kepegawaian Negara saat itu melaontarkan wacana tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu anggota Komisi II dari Partai Amanat Nasional Sukiman meminta pemerintah menegaskan soal rencana ini agar tak jadi bola liar.
Rapat Komisi II dengan Mensesneg, juga turut dihadiri oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II Rambe Kamaruzaman.
Dalam kesempatan ini Pratikno menyampaikan rencana kerja dan pagu anggaran kementeriannya untuk tahun 2016 sebesar Rp 2,2 triliun. Anggaran tersebut untuk membiayai tiga program utama.
Jumlah anggaran ini naik dibandingkan anggaran tahun 2015 ini yang pagu indikatifnya sebesar Rp 2,064 triliun. (sur)