Ia tak mau lagi mendengar alasan gudang Bulog sudah penuh. Menurutnya, Bulog seharusnya bisa menampung beras dalam jumlah besar di tengah stok dalam negeri yang terlalu kecil.
“Stok kita terlalu kecil. Ada yang tahu stok China berapa? 40 juta ton,” kata Jokowi saat berdiskusi dengan pengusaha penggilangan dan pedagang beras di Kantor Kepresidenan, Senin (28/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai contoh produksi beras di Karawang sendiri sudah banyak. Produksi beras di sana katanya sudah mencapai 13,4 ton per satu hektare. “Tapi dalam fakta mungkin hanya 10,7 ton per hektare hitungannya,” katanya.
(adt)