Mengatasi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengajak warga Jakarta untuk mencari lahan yang nantinya akan dibeli Pemprov DKI Jakarta.
"Saya mengajak ibu-ibu di sini untuk cari lahan, siapa yg mau jual, nanti kami beli dengan harga pasar, untuk dijadikan RPTRA," ujar Ahok, dalam sambutannya di RPTRA Cililitan, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ilmu dagang itu bukan belajar jual barang, ilmu dagang itu beli barang murah mutu bagus, itu bikin cepat untung," ujar Ahok.
Dia pun akan memaksimalkan peran Ketua RT, RW hingga wali kota untuk mengatasi masalah di Jakarta.
RPTRA juga digunakan untuk membuat warga DKI Jakarta bahagia. Sebab, menurut Ahok, salah satu indikator indeks kebahagiaan adalah seberapa lama warga menikmati ruang publik. Rencananya, tahun ini Pemprov DKI Jakarta akan membangun 63 RPTRA dan tahun depan akan ditingkatkan pembangunanya menjadi 150 RPTRA.
Saat ini baru ada enam RPTRA yang sudah diresmikan, yaitu RPTRA Sungai Bambu Utara, Gandaria, Cideng, Kembangan Selatan, Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu dan Cililitan. (pit)