Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pesawat kepresidenan yang membawa rombongan Jokowi tidak akan mendarat di Jakarta. Tim kepresidenan telah memutuskan, Jokowi akan langsung mendarat di Palembang, Sumatera Selatan.
Luhut berkata, setelah mendarat di Palembang, perjalanan Jokowi akan berlanjut ke Kecamatan Air Sugihan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, menggunakan helikopter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suku Anak Dalam adalah kelompok masyarakat adat yang berjumlah kurang lebih 200 ribu jiwa. Selama ini mereka hidup secara nomaden di hutan rimba sekitar Air Hitam, Taman Nasional Bukit Dua Belas, Jambi.
Pada teleconference di kantor BNPB pagi tadi, Luhut telah meminta Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mempersiapkan segala agenda Jokowi di Pekanbaru.
Namun Luhut menegaskan, pemerintah daerah harus menunjukkan penanganan kebakaran hutan dan korban kabut asap secara apa adanya. "Jangan pura-pura," Luhut.
“Saat Jokowi tiba di lokasi kebakaran, tempat itu penuh dengan pejabat daerah dan mobil pemadam. Semua sibuk memadamkan api. Setelah melihat-lihat, Jokowi lalu pergi. Tapi sejam kemudian, Jokowi ingin kembali ke lokasi itu. Mobil yang ia tumpangi putar balik, dan di sana sudah kosong. Api dibiarkan berkobar, tak ada upaya pemadaman. Kesibukan di awal hanya untuk menyambut Jokowi,” kata dia.
Jokowi lantas memanggil pejabat daerah setempat dan bertanya kenapa api dibiarkan. Ia mendapat jawaban: tak ada anggaran untuk memadamkan api. Bertahun-tahun yang terjadi selama ini, kebakaran hutan diabaikan hingga padam sendiri oleh datangnya musim hujan.
Saat itu pula, kata si sumber, Jokowi mengatakan hal tersebut tak bisa dibiarkan begitu saja. Jokowi lantas mengeluarkan instruksi: tiap tahun harus ada anggaran penanganan kebakaran hutan, tak boleh tidak. (pit)