"Jadi Rp740 miliar itu tidak cukup karena kita akan multiyears," kata Roem Kono saat ditemui di Gedung DPR, Selasa (3/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin kalau misalnya tahun depan negara tidak ada uang, mungkin hanya sedikit. Jadi ini bertahap," kata Roem.
Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti mengatakan gedung yang menjadi ruang kerja anggota dewan saat ini dulunya dibangun untuk menampung sekitar 800 orang. Kala itu setiap dua anggota dewan memiliki satu orang staf.
Kini, kata Win, satu ruangan kerja anggota dewan yang luasnya mencapai sekitar 18 meter persegi bisa diisi oleh delapan orang. Sementara mobilitas kegiatan di gedung anggota dewan setiap harinya bisa mencapai 4.000 orang.
"Itu juga sudah kena gempa dua kali. Ada yang retak disuntik sama PU (Kementerian Pekerjaan Umum). Tapi saya takut disuntik seperti itu. Saya tanggung jawab sekali sama keselamatan dan kemanan anggota dewan yang bertugas di sana," kata Win.
Win berharap pembangunan gedung baru DPR bisa mulai digarap tahun depan. Saat ini Setjen DPR masih menunggu hasil pemenang sayembara desain penataan kompleks parlemen modern yang rencananya bakal diumumkan akhir November. (meg)