Menurut Isnawa, pihaknya berencana akan mengadakan 700 truk sampah di tahun depan. Dia mengakui pengadaan tersebut agar pengangkutan sampah lebih maksimal dan mengurangi keluhan warga karena bau yang ditimbulkan sampah yang tidak tertutup dengan baik. (Baca: Ahok Bingung dan Susah Truk Sampah Jakarta Dihadang Warga)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, dia mengatakan, nantinya truk-truk sampah tersebut akan dilengkapi GPS agar bisa dipantau pergerakannya. Menurutnya, selama ini ada beberapa truk yang beroperasi di luar jam operasional dan tidak melewati jalan yang telah disepakati dalam mengangkut sampah.
Menurutnya, nantinya jumlah truk tersebut akan dilengkapi setelah anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) sudah diterima oleh instansinya. (Baca: Ahok Serahkan Pengadangan Truk Sampah ke Polisi)
Sebelumnya, puluhan truk sampah DKI Jakarta dihadang oleh warga dan ormas di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Penghadangan tersebut dilakukan salah satunya karena warga mengeluhkan bau yang dihasilkan dari truk yang akan membuang sampah ke TPST Bantargebang. (obs)