"Saya mau perluas wilayah DKI, perluas tanggung jawabnya," kata Ahok, di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) regional Jawa dan Bali, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (5/11).
Menurutnya, perluasan tanggung jawab tersebut dilakukan melalui kerja sama untuk membangun wilayah Jawa dan Bali, misalnya terkait pembangunan infrastruktur, Ruang Terbuka Hijau dan mengatasi masalah sampah. Dia juga mengatakan kerja sama dapat dilakukan dengan memanfaatkan APBD dan APBN antardaerah. Pemprov DKI sendiri berencana mengeluarkan anggaran untuk pembangunan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi dia menegaskan apa yang sudah didiskusikan di Musrenbang harus segera di eksekusi. Dia tidak mau Musrenbang hanya dijadikan acara seremonial belaka. "Mohon maaf, kalau cuma baca deklarasi, saya udah bosen, tiga tahun seperti itu," kata Ahok.
"Bisanya pelaksananya takut, karena kami orang politik jadi takut enggak dipilih lagi oleh masyarakat," ujar Ahok.
"Kalau saya, saya bilang ke seluruh PNS DKI kalau gubernur Anda ini enggak peduli terpilih lagi atau tidak yang penting kami eksekusi," sambungnya.
Dalam acara Musrenbang kali ini, dihadiri perwakilan pemerintah dari tujuh provinsi yang ada di Jawa dan Bali seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.
Di acara ini juga dibacakan 'Deklarasi Jakarta' yang berisi kesepakatan kerja sama antardaerah. (rdk)