General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kolonel Penerbang Pandu Purnama mengatakan tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tiba di Yogyakarta untuk melakukan penyelidikan terkait insiden tergelincirnya Batik Air.
"Tim KNKT langsung melakukan pengumpulan data-data, selain itu 'black box' atau kotak hitam juga sudah diamankan," katanya seperti dilansir dari Antara, Sabtu (7/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, kondisi "nose wheel" yang masih baik itu juga yang menjadi faktor mudahnya proses evakuasi badan pesawat yang condong ke landasan sendiri dengan menggunakan sepuluh unit "air bag".
"Kami masih mengumpulkan data-data dari lokasi, serta jenis pesawat dan hasil dari pembacaan 'Black Box'. Nanti 'Black Box' akan dibuka di Jakarta untuk dilakukan penelitian," katanya.
Pandu menceritakan, pada saat pendaratan, cuaca memang sedang turun hujan, namun belum diketahui penyebab pesawat tergelincir.
"Sebelumya kondisi cukup baik, pilot melaporkan juga tidak ada masalah dengan pesawat. Begitu juga ATC telah memberi izin Batik Air untuk mendarat," katanya.
(antara)