"Tidak boleh ada arahan dari fraksi. Fraksi tidak boleh intervensi," kata Surrahman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (23/11).
Jumat pekan lalu, Ketua Fraksi Partai Golkar, Ade Komarudin mengaku fraksi sudah meneruskan perintah partai untuk memberikan instruksi kepada anggota Golkar yang ada di MKD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada hubungan dengan KMP. Bebas intervensi," terang Surrahman.
Secara pribadi, Surrahman menanggapi desakan dari berbagai pihak yang meminta agar sidang dibuka sebagai bentuk dukungan kepada MKD dalam menjaga marwah lembaga.
Meski demikian, Suding meyakini bahwa anggota di MKD akan menjaga profesionalitas dengan melihat persoalan secara objektif dalam perkara ini. Maka, Suding mendukung proses perkara ini dilakukan secara terbuka.
"Kita ingin dalam rangka keterbukaan informasi publik, saya dukung ketika kasus dibuka, supaya tidak ada kesan ditutupi. Pak Novanto saya kira juga ingin hal itu," kata Suding.
Hingga kini, MKD yang dijadwalkan menggelar rapat internal siang ini untuk menindaklanjuti hasil verifikasi atas bukti-bukti yang diserahkan pihak pelapor, yakni Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Sudirman Said, masih belum dimulai.
Hal ini dikarenakan MKD masih melakukan persidangan perkara etik kasus anggota dewan yang lain.
Pelaporan Sudirman, Senin (16/11) pekan lalu, atas Ketua DPR Setya Novanto, disertai transkrip percakapan yang dilakukan antara Setya, R yang merupakan pengusaha, dan MS selaku petinggi Freeport Indonesia. (bag)