Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar M. Iqbal mengatakan apel telah dilakukan sejak pagi tadi di beberapa titik sentra industri.
"Dari pagi tadi sudah apel pengamanan demo buruh. Kami fokus pengamanan pada kawasan sentra industri," kata Iqbal saat dihubungi CNN Indonesia, Selasa (24/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu hanya antisipasi saja. Kalau buruh bergerak ke sana," katanya.
"Jakarta enggak akan terpengaruh. Tapi, kami sudah siapkan rute pengalihan lalu lintas kalau buruh bergerak ke beberapa titik di Jakarta," ujarnya.
Organisasi buruh yang rencananya berpartisipasi dalam demonstrasi kali ini di antaranya Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh (KASBI), Ketua Umum Gabungan Serikat buruh Indonesia, serta Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
ejumlah titik akan dijadikan lokasi demonstrasi seperti di antaranya di Pulo Gadung, Sunter, Cakung dan Tanjung Priok.
Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh (KASBI) Nining Elitoss mengatakan, PP tersebut ditolak jutaan buruh karna telah melanggar hak berserikat dan berunding yang dilindungi Undang-Undang (UU) Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
"Awalnya memang kami belum berunjuk rasa secara bersama-sama. Namun karena ini demi kepentingan rakyat yang lebih luas, kami memutusakn untuk bersatu sampai pemerintah mencabut PP Nomor 78 tahun 2015," ujar Nining di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum, Jakarta, kemarin.
Sementara itu, Ketua GSBI Rudi H.B. Daman mengatakan penerbitan PP itu disebut menjadi cara pemerintah melakukan perampasan upah. Sebabnya, berdasarkan PP tersebut, kenaikan upah pekerja hanya sekitar 10 hingga 11,5 persen per tahun.
Tak hanya itu, adanya PP Pengupahan juga diduga membuat Dewan Pengupahan tidak berfungsi lagi. (utd)