Ahok Koordinasi dengan Polisi Antisipasi Banjir

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Kamis, 12/11/2015 07:49 WIB
Personel polisi serta TNI memiliki tugas pokok dan fungsi untuk membantu masyarakat di luar fungsi pertahanan. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya membentuk satuan tugas untuk antisipasi banjir di DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan pembentukan satgas tersebut sudah dikoordinasikan dengan pihak Pemerintah Provinsi Jakarta.

"Ada (koordinasi), dia (polisi) mendukung kita kan," kata Basuki singkat saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/11).

Menurut pria yang akrab disapa Ahok tersebut, personel polisi serta TNI memiliki tugas pokok dan fungsi untuk membantu masyarakat di luar fungsi pertahanan. Maka dari itu mereka bertugas membantu DKI Jakarta.


Selain itu, Ahok mengungkapkan memang sudah ada prosedur yang mengharuskan personel polisi dan TNI untuk membantu mengantisipasi masalah banjir di DKI Jakarta.

"Itu kan ada di forum pimpinan daerah. Memang secara prosedur begitu kerja samanya," katanya.

Sebelumnya Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Valentino Tatareda mengatakan pembentukan satgas merupakan bentuk antisipasi dan persiapan masuknya musim hujan.

"Tugasnya untuk mengantisipasi dampak awal saja dari banjir. Seperti contoh, kita tahu berapa hari yang lalu sudah hujan dan terjadi genangan air yang cukup membuat terjadi kemacetan di beberap lokasi di Jakarta," ujar Valentino di Lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, kemarin.

Valentino menuturkan, selain banjir satgas tersebut juga bertugas untuk mengatur kepadatan lalu lintas terdampak dari musim hujan. Selain itu, kata dia, satgas banjir nantinya akan bekerja sama dengan instansi terkait yang memiliki kemampuan untuk menanggulangi bencana, khususnya banjir.

"Kita pastinya akan berkoordinasi dengan pihak terkait yang punya kemampuan. Satgas perannya mengantisipasi," ujarnya. (obs/obs)