Prestasi ataupun kinerja Novanto selama memimpin DPR setidaknya mendapat penilaian dari para anggota dewan masa periode 2014-2019 yang sempat bekerja di bawah kepemimpinan politikus Partai Golkar itu.
Meski demikian, tak sedikit legislator di parlemen mengaku kebingungan saat ditanya mengenai prestasi apa yang pernah diukir Novanto di DPR. Mereka hanya punya kesan dan sedikit catatan terhadap kinerja Novanto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruhut mengaku bingung untuk menjawab prestasi positif dari Novanto. "Aku enggak tahu. Mungkin dia pernah ganti pelat nomor ya," kata Ruhut.
"Satu tahun terlalu singkat," kata Syarif.
"Tapi ya begitu, gara-gara lobi juga dia jadi jatuh," kata Dadang.
Dadang menyatakan pengelolaan manajemen parlemen di bawah kepemimpinan Novanto terbilang buruk. Hal itu terlihat terutama dalam urusan manajemen agenda masa sidang yang kerap berbenturan dengan agenda lain di luar kepentingan urusan parlemen.
Buruknya pengelolaan manajemen tersebut diamini oleh politikus PDI Perjuangan Adian Napitulu. Mantan aktivis yang kerap melontarkan kritik pedas itu bahkan mengaku bingung harus menjawab apa ketika ditanyai soal penilaiannya terhadap kinerja Novanto.
Adian hanya bisa menegaskan bahwa urusan legislasi, pengawasan, dan anggaran DPR di bawah kepemimpinan Novanto sangat minim. Dia bahkan harus mengambil jeda berpikir selama hampir lima detik untuk mencari padanan kata yang merepresentasikan ukiran prestasi Novanto di parlemen.
"Tidak ada prestasinya," kata Adian memecah kebuntuan kalimatnya. (rdk)