Walaupun belum pernah hadir memenuhi panggilan penyelidik Kejaksaan Agung hingga saat ini, namun peran Setya dianggap penting dalam perkara tersebut. Anggapan itu muncul setelah Kejagung melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang dalam penyelidikan perkara Freeport sampai saat ini.
"Pasti kunci ya (peran Setya), kan mengarahnya ke sana. Ketidakhadiran dia tidak mengganggu penyelidikan, tapi memperlambat iya," ujar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Arminsyah di kantornya, Rabu (13/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena Setya mangkir dalam panggilan pertama oleh Kejagung hari ini, maka pemeriksaan terhadap dirinya akan dijadwalkan ulang oleh lembaga adhyaksa. Arminsyah berkata, kemungkinan Setya akan kembali dipanggil oleh lembaganya pada pekan depan.
Dalam pertemuan tersebut, Setya diduga mencatut nama Presiden Jokowi dan wakilnya, Jusuf Kalla, untuk meminta saham Freeport agar perpanjangan kontrak perusahaan asal Amerika ini berjalan mulus.