"Saya pikir kawan-kawan di KIH sepakat dengan NasDem bahwa kepentingan yang kita dahulukan adalah kepentingan nasional, bukan kepentingan kelompok," ujar Paloh di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (13/1).
Paloh menjelaskan, jika permasalahan bangsa sudah sangat kompleks dan besar seperti sekarang ini, maka diperlukan konstruksi dan cara berpikir tentang bagaimana agar menjaga pemerintahan dan stabilitas di bidang politik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terlalu besar harapan masyarakat untuk melihat ada suasana kebatinan yang bagus, tidak terbuang energi pecuma karena polemik di antara kita. Pemerintahan ini memerlukan dukungan para pihak, termasuk institusi partai-partai politik yang solid, bukan yang terpecah belah," katanya.
Menurut Paloh, pemerintah mengharapkan agar PPP dan Partai Golkar bisa menjadi partai yang tidak berkonflik dan solid. "Kalau memberikan dukungan kepada pemerintah, tentu dukungan itu akan diterima dari semua pihak," ujarnya. (bag)