Suasana akrab dan cair sudah terasa sejak Ical memasuki ruang rapat. Ical yang mengenakan kemeja kuning Golkar menyalami jajaran Ketua DPP mulai dari Indra Bambang Utoyo hingga Priyo Budi Santoso.
Puncak keakraban itu tampak saat Ical menghampiri meja pimpinan rapat yang sudah ditempati Agung. Keduanya bersalaman dan lantas duduk bersandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingat dibilang bertengkar tapi kita tertawa-tawa. Meskipun kita berbeda pendapat, tapi kita selalu menyambung silaturahmi. Kita berbeda pendapat tapi hubungan pribadi tetap besama-sama dan baik," kata Ical dalam sambutan rapat di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Kamis (4/2).
Tak mau kalah, Agung yang memberi sambutan setelah Ical menceritakan momen hangat mereka berdua. Terutama pasca gelaran rapat pimpinan nasional (Rapimnas) yang berlangsung pekan lalu.
Dia mengaku langsung menghubungi Ical ketika Rapimnas selesai. Namun, telfonnya baru dibalas Ical keesokan harinya.
"Cal, saya ingin memberi apresiasi Anda sudah memimpin Rapimnas dengan baik. Saya tidak datang tapi memantau terus di televisi," kata Agung menirukan percakapan pada waktu itu.
"Saya tak jadi soal Munas biasa atau Munas luar biasa. Sama aspirasinya," kata Agung.
Agung juga mengutarakan perasaannya yang sudah lama tidak berbicara di dalam forum rapat Golkar. Bahkan disebutnya sudah seperti 10 tahun tidak bertemu.
Keakraban Agung dan Ical mengundang komentar dari Wati Amir pengurus harian Munas Riau. Saat diberi kesempatan bicara, Wati mengaku terharu melihat kedua pucuk pimpinan Golkar ini kembali cair sejak beberapa waktu lalu
"Saya begitu lihat Mas Agung dan Pak Ical rangkulan di televisi, saya menangis. Saya begitu terima undangan rapat ini ingin segera cepat-cepat," kata Wati.
Agung dan Ical kompak tertawa menanggapi pernyataan Wati. Para peserta pun riuh memberikannya tepuk tangan. Wati mengungkapkan kerinduannya kepada Agung. Dia mengaku kenal Agung sudah lama
"Mas Agung I miss you. Saya tadi pas ketemu langsung salim loh tadi. Saya sudah kenal Mas Agung sejak 30 tahun yang lalu," ucap Wati yang disambut tawa dan tepuk tangan peserta rapat.
"Ibaratnya kita sudah putus, sekarang nyambung lagi," ucap Wati.
"Padahal Pak Agung baru berumur 35 tahun. Berarti umur 5 tahun sudah kenal dong," kata Ical disambut tawa Agung dan peserta lainnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sore ini Partai Golkar hasil Munas Riau menggelar rapat perdana untuk konsolidasi dan silaturahmi sebelum gelaran Munas. Kemarin, Agung juga berkata bahwa rapat hari ini belum berbicara masalah Munas.
"Besok (hari ini) rapat pimpinan harian, dari ketua umum sampai wakil bendahara umum. Tapi undangan hanya menyebutkan konsolidasi organisasi," kata Agung di Kantor Kosgoro 1957, Jakarta Selatan, kemarin. (bag)