Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, perusahaan listrik bisa memanfaatkan saluran khusus tersebut jika akan memperbaiki sambungan mereka. Untuk pengadaan saluran khusus ini, Pemprov DKI Jakarta akan memasukannya ke dalam e-katalog LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah).
"Kami menyiapkan box (saluran) yang akan diturunkan di beberapa ruas jalan," kata Ahok, sapaan akrab Basuki, saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/2).
Saluran tersebut menurut Ahok lebarnya 2 meter dan panjang 3 meter. Dengan luas saluran itu, petugas bisa dengan mudah memasang kabel karena tinggal membuka penutup saluran. "Saya harap trotoar di DKI Jakarta tak dirusak lagi," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu, Ahok mengingatkan pada para perusahaan tersebut agar tak perlu mengeluh jika daerahnya terkena banjir karena bisa jadi penyebab banjir itu adalah sisa trotoar yang dibuang ke gorong-gorong dan membuat air meluap ke jalan.
Selain itu, tersumbatnya saluran air bisa jadi karena banyaknya kabel di dalam saluran air tersebut. "Itu isi got adalah kabel anda semua, jadi jangan marahi saya," kata Ahok. (sur)