"Sebetulnya mereka tak ada sosialisasi dan dialog. Bagaimana mau dialog kan mereka menduduki tanah negara," kata Ahok saat ditemui di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) Jaya, Rabu (17/2).
Ahok menyebutkan tanah-tanah milik negara, salah satunya jalur hijau, harus dikembalikan ke peruntukkannya dan tidak boleh diduduki sembarangan oleh warga. Oleh sebab itu dialog tak harus dilakukan lantaran sudah jelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembongkaran Kalijodo akan menunggu proses normalisasi di dekat Waduk Pluit karena program normalisasi di dekat sungai. Setelah itu selesai maka pembongkaran Kalijodo akan dilakukan. Jika pembongkaran terealisasi, Ahok berencana untuk membangun taman di wilayah Kalijodo tersebut. Menurutnya jalan di lokasi tersebut bagus untuk dibangun taman.
Untuk batas waktu pelaksanaan penertiban Ahok ingin semuanya dilakukan dengan cepat. Bahkan dia menargetkan Kalijodo sudah tertib saat Jakarta menjadi tuan rumah acara Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Konferensi Islam (OKI) Dunia yang akan diadakan awal Maret 2016.
"Kami sedang melihat apakah bisa sebelum OKI atau sesudah, saya inginnya sebelum jadi bulan ini harus sudah beres," katanya. (obs)