Usulan tersebut dianggap perlu mendapat dukungan dan dinilai sebagai bentuk komitmen anggota dewan terhadap pemberantasan narkotik.
Juru bicara Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani bahkan mengusulkan pemeriksaan dilakukan secara mendadak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Jazuli Juwaini menyatakan pihaknya telah bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional untuk melakukan tes urine bagi anggota dan staf ahli di fraksinya.
"Makanya anggota DPR harus bisa buktikan bahwa dia bersih dari barang-barang haram seperti itu (narkotik)," kata Dadang lewat pesan singkatnya.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon sebelumnya mengusulkan, agar dilakukan tes urine atau pemeriksaan narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) kepada setiap anggota dewan.
"Bisa saja berkala. Waktu itu sudah ada wacana dengan BNN, biar setiap anggota DPR RI, termasuk DPRD Provinsi, kabupaten/kota, juga di tingkat eksekutif di setiap lembaga/kementerian itu perlu diperiksa," ujar Fadli.
Menurutnya, setiap anggota dari seluruh fraksi harus siap jika terdapat pemeriksaan narkotik sebagai wujud komitmen memberantas narkotik.
Lihat juga:Polri Akan Pecat Lima Oknum Pembeli Narkotik |