Menurut keterangan Kapolres Cianjur AKBP Guntur Rahayu, Hotel Club bali memang terletak berdekatan dengan tebing di Desa Batulawang, Cipanas. Karena kedekatan geografis dengan tebing, dan curah hujan yang tinggi, maka saat longsor terjadi beberapa bagian tempat penginapan itu pun terkena dampaknya.
"Penyebab sementara letak geografis, curah hujan sejak Selasa (8/3) siang cukup tinggi, letak hotel juga tidak jauh dari tebing, sehingga memang berpotensi terjadinya longsor," kata Guntur kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guntur berkata, hingga saat ini proses evakuasi korban longsornya hotel di Cipanas masih dilakukan. Namun, dirinya tak dapat memastikan apakah para korban yang berada di dalam reruntuhan bangunan masih bernyawa atau tidak hingga sore ini.
"Di dalam ada lima (korban), tetapi tidak tahu sudah meninggal atau hanya pingsan. Semoga hanya pingsan, karena kita tadi sudah bersentuhan langsung dengan salah satu tangan korban, tapi tangannya tidak ada respon," katanya. (bag)