Anggota Satuan Petugas Gojek, Rohim membantah jika mereka akan melakukan balas dendam. Kendati demikian ia mengakui ada beberapa pengendara Gojek yang diberhentikan sopir taksi dan bajaj hingga dipukuli.
"Mereka ini sebenarnya hanya terpancing informasi yang kurang jelas. Kita sudah imbau jangan sampai terpancing, dari TVRI kita arahkan pulang jangan sampai bentrok," ujar Rohim di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CEO Gojek Nadiem Makarim menyayangkan adanya kekerasan yang dilakukan sopir taksi pada pengemudi Gojek. Melalui video yang diunggah di akun Gojek Indonesia melalui Youtube, Nadiem mengaku sedih dengan kejadian tersebut.
"Tolong diingat kekerasan tidak akan menguntungkan siapapun dan hanya merugikan diri kita sendiri dan keluarga. Jika Anda ingin terus menjadi pahlawan jalanan nusantara, hindari kekerasan," ucapnya. (bag)