Menurut Valentino, hal itu perlu dilakukan untuk menghindari kemacetan di ruas jalan protokol.
"Kalau bisa, para pekerja ini tunda jam pulangnya. Tidak ada demo saja macet, apalagi ada demo begini," ujarnya saat memantau di kawasan Semanggi, Selasa (22/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Valentino berkata, kepolisian akan menerapkan contra flow atau lawan arah di satu ruas jalan protokol untuk mengurangi kemacetan. Salah satunya, kata Valentino, jalan di depan Istana Negara.
"Ada yang ke DPR, Monas, Istana Negara dan Gelora Bung Karno juga. Jadi kalau ditanya pengalihan arus, ya menyesuaikan situasi," tuturnya.
"Tapi kenyataannya mereka tutup jalan di Semanggi, di sekitar Bundaran HI. Mereka tidak ada koordinator," ucapnya.
Sebelumnya ribuan massa sopir taksi dan bajaj yang melakukan aksi demo menolak beroperasinya transportasi online berjalan rusuh.
Peserta demo yang mayoritas pengemudi taksi saling serang dengan pengemudi transportasi berbasis online di sejumlah lokasi di Jakarta. (abm)