Seminar bertajuk ‘Implementasi Revolusi Mental Melalui Pemahaman Nilai-Nilai Bela Negara di Perguruan Tinggi untuk Mewujudkan Kader Intelektual Bela Negara’ itu dilangsungkan oleh Universitas Pertahanan Indonesia dengan Menteri Pertahanan Ryamzizard Ryacudu sebagai keynote speaker.
"Perguruan tinggi adalah sentra keunggulan sehingga mahasiswa harus jadi role model bela negara," kata Ryamizard di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (29/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tema ini relevan dihadapkan pada kondisi dan tantangan bangsa, untuk menciptakan cendekiawan di perguruan tinggi," ujar Ryamizard.
Seminar bela negara ini, kata Modhio, diadakan untuk menyamakan visi kalangan akademisi dan pejabat pemangku kepentingan tentang perspektif kurikulum pertahanan dan bela negara.
Melalui seminar ini, Midhio berharap dapat memperdalam kajian pertahanan dan bela negara di perguruan tinggi untuk menghasilkan kader intelektual bela negara demi mewujudkan sistem pertahanan negara yang kuat dan tangguh dalam mendukung tercapainya tujuan nasional menuju cita-cita bangsa Indonesia.
Seminar digelar dalam bentuk diskusi dan tanya jawab dengan menghadirkan tiga narasumber yaitu Menristek dan Dikti Mohammad Natsir, perwakilan Kementerian Agama dan Lembaga Pertahanan Nasional. (agk)