Merendam Kaki di Semen demi Pegunungan Kendeng

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Rabu, 13/04/2016 09:29 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Di depan Istana Negara, sembilan pasang kaki dibenamkan ke adonan semen sebagai bentuk penolakan atas pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang.

Di depan Istana Negara, sembilan pasang kaki dibenamkan ke adonan semen sebagai bentuk penolakan atas pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang.
Di depan Istana Negara, sembilan pasang kaki dibenamkan ke adonan semen sebagai bentuk penolakan atas pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang.
Di depan Istana Negara, sembilan pasang kaki dibenamkan ke adonan semen sebagai bentuk penolakan atas pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang.
Di depan Istana Negara, sembilan pasang kaki dibenamkan ke adonan semen sebagai bentuk penolakan atas pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang.
Di depan Istana Negara, sembilan pasang kaki dibenamkan ke adonan semen sebagai bentuk penolakan atas pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang.
Di depan Istana Negara, sembilan pasang kaki dibenamkan ke adonan semen sebagai bentuk penolakan atas pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang.
Di depan Istana Negara, sembilan pasang kaki dibenamkan ke adonan semen sebagai bentuk penolakan atas pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang.
Di depan Istana Negara, sembilan pasang kaki dibenamkan ke adonan semen sebagai bentuk penolakan atas pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang.
Di depan Istana Negara, sembilan pasang kaki dibenamkan ke adonan semen sebagai bentuk penolakan atas pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang.
Di depan Istana Negara, sembilan pasang kaki dibenamkan ke adonan semen sebagai bentuk penolakan atas pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang.
Di depan Istana Negara, sembilan pasang kaki dibenamkan ke adonan semen sebagai bentuk penolakan atas pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Rembang.