"Kami tajamkan lagi soal Papua. Kami mau sinkronkan lebih holistik lagi. Saya sudah lapor Presiden. Presiden ingin penyelesaian Papua diselesaikan secara holistik," kata Luhut saat ditemui di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (6/6).
Penyelesaian secara holistik yang dimaksud Luhut, juga terkait dengan persoalan hak asasi manusia di Papua. Sebelumnya, dia mengatakan pemerintah akan menuntaskan 12 kasus pelanggaran HAM di bumi cendrawasih itu pada akhir tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Besok (Selasa) malam saya ke Australia, (Papua) itu masuk salah satu agenda kami, pertemuan bilateral," kata Luhut.
Pada pertemuan sebelumnya, dia menargetkan 12 kasus pelanggaran HAM Papua. Empat dari 12 kasus itu diserahkan ke Polda Papua, yakni kasus Wamena, kasus Yapen Waropen, peristiwa Kongres Rakyat Papua III dan penghilangan Aristoteles Masoka, sopir Ketua Dewan Presidium Papua Theys Hiyo Aluay. (pit)