"Mungkin nanti Senin atau Selasa kami beri tahu presiden," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (14/6).
Dia enggan menyebutkan nama-nama yang saat ini sudah berada di Kompolnas. Luhut cs menerima nama-nama perwira Polri dari Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) yang berpotensi menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga, Badrodin sudah harus pensiun dan melepaskan jabatanya sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara.
Opsi suksesi Kapolri yang mengemuka saat ini adalah memperpanjang masa jabatan Badrodin yang habis bulan depan, memilih perwira bintang tiga, atau menaikkan jabatan dan memilih perwira Polri bintang dua.
Luhut menuturkan, opsi perpanjangan masa jabatan Badrodin dapat diberi payung hukum melalui Peraturan Presiden (PP). "Itu bisa dibenarkan peraturan yang ada. Enggak perlu Perppu, hanya perubahan pasal saja. Tergantung presiden," kata dia.
Sementara itu, sejumlah perwira bintang tiga yang disebut berpotensi menjadi Kapolri ialah Wakapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan, Kepala BNN Komjen Budi Waseso, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komjen Tito Karnavian.
(obs)