Partai Golkar yang akan mendukung Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden 2019. Golkar akan mendeklarasikan dukungan ini dalam rapat pimpinan nasional, Kamis mendatang.
Dalam sebuah diskusi di Jakarta kemarin, pemilik sapaan akrab Ara itu bertanya apa tujuan Golkar mengambil kebijakan tersebut. Dia lantas meminta politikus partai berlambang pohon beringin yang ikut menjadi salah narasumber dalam diskusi itu Agun Gunanjar untuk menjelaskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga menyebutkan, keberadaan Golkar di barisan partai politik pendukung pemerintah telah memberikan kekuatan tersendiri bagi Jokowi.
Belum puas dengan tanggapan Agun, Ara menyatakan keraguannya bahwa Golkar akan konsisten mempertahankan keputusannya itu hingga 2019. Putra politikus senior PDI Perjuangan Sabam Sirait itu pun menyinggung saat Golkar berperan sebagai oposisi pemerintahan Jokowi selama satu setengah tahun.
"Berarti satu setengah tahun kemarin salah ya? Jangan-jangan nanti 2019 ada alasan lain lagi. Saya hanya mengingatkan soal konsistensi. Ketidakpercayaan rakyat itu kalau kita tidak konsisten," kata dia.
Agun pun mengakui bahwa keputusan Golkar menjadi partai oposisi adalah sesuatu yang salah. Namun ia menjamin Golkar akan konsisten dengan keputusannya mendukung Jokowi.
"Bukan sesuatu yang mudah kami memutuskan mendukung Jokowi," kata dia.
Golkar akan mendeklarasikan dukungannya terhadap Jokowi untuk maju pada Pilpres 2019 di Rapat Pimpinan Nasional Golkar pada 27 dan 28 Juli di Jakarta.
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menegaskan bahwa partainya siap mendukung Jokowi bila ingin mencalonkan diri kembali sebagai Presiden Republik Indonesia pada Pilpres 2019. (sur)