"Kayak pacaran saja, pilihan terakhir juga bersyukur dong. Yang jadi kawin juga pilihan terakhir," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (25/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, PDI Perjuangan membagi tiga kelompok nama bakal calon Gubernur DKI Jakarta di Pilkada yang juga akan digelar serentak dengan daerah lainnya di Indonesia.
Daftar nama yang masuk kluster ketiga adalah nama-nama yang muncul di masyarakat. Akan tetapi nama tersebut tidak mendaftar saat proses penjaringan yang diselenggarakan oleh partai, beberapa waktu lalu. Selain Ahok, nama lain yang masuk kluster ketiga adalah Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso.
Adapun nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masuk kelompok kedua. Kelompok kedua ialah kader yang dianggap memiliki kemampuan dan sudah dipantau partai.
Sementara kelompok pertama diisi oleh orang-orang yang mendaftar dan mengikuti proses penjaringan yang ditutup 25 April lalu. Ada 27 pendaftar selama proses penjaringan itu. Di antaranya adalah Yusril Ihza Mahendra, Abraham Lunggana, dan Sandiaga Uno.
Dari 27 nama itu, DPP sudah menyeleksi hingga menghasilkan enam nama bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Keenam nama tersebut sudah diserahkan kepada Megawati. (sur)