Firmansyah berkata, untuk memastikan kondisi kejiwaan seseorang dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan pada bagian otak. Hal ini sesuai dengan pemeriksaan yang dilakukan ahli psikologi, Natalia Widiasih, yang menyimpulkan tidak adanya gangguan pada bagian otak Jessica.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, menurutnya, potensi menyakiti ini lebih mungkin dilakukan pada pacar Jessica saat itu, Patrick. Sebab dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya perilaku menyakiti yang dilakukan Jessica pada Patrick saat masih berada di Australia. Perilaku menyakiti ini terjadi karena Jessica stress dengan hubungannya bersama Patrick.
Oleh sebab itu, kecil kemungkinan Jessica meracun Mirna karena sakit hati. Sebelumnya Jessica didakwa meracun Mirna karena sakit hati dinasihati soal hubungannya dengan Patrick.
“Kalau dibilang sakit hati karena dinasihati itu sepertinya tidak. Karena kalau dari skala stresnya, Jessica termasuk paling cepat hilang stresnya,” ucap Firmansyah.