Gerindra, kata dia, tak menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi duet petahana yang didukung empat partai termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.
"Tidak ada perubahan strategi apapun, bahwa memang kami akan membongkar, kelemahan-kelemahan Ahok selama ini. Program-program yang dijanjikan, yang tidak terealisasi, dan sebagainya," kata Habiburokhman saat dihubungi, Selasa malam (20/9).
Lihat juga:Dua Cagub DKI Diprediksi Siap Tantang Ahok |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PDIP beberapa jam lalu telah mengumumkan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang mereka usung di ajang pemilihan kepala daerah 2017.
Sejumlah nama pun muncul. Awalnya, Sandiaga santer diisukan bakal diduetkan dengan Mardani Ali Sera dari Partai Keadilan Sejahtera. Namun, belakangan nama Anies Baswedan muncul sebagai kandidat pendamping Sandiaga.
Anies pernah menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di kabinet Presiden Joko Widodo. Ia terkena reshuffle pada Juli lalu.
Lihat juga:Ahok dan Pertaruhan Politik PDIP |