Hobi Jokowi: Ganti Pejabat, Lalu Tinggalkan Jakarta

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Minggu, 16/10/2016 13:01 WIB
Hobi Jokowi: Ganti Pejabat, Lalu Tinggalkan Jakarta Jokowi terbang ke Pontianak usai melantik Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar. (CNN Indonesia/Elisa Valenta Sari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo lagi-lagi “bersembunyi” sesaat setelah mengganti pejabat tinggi. Jumat (14/10), usai melantik Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar menjadi Menteri ESDM dan Wakil Menteri ESDM, Jokowi langsung terbang ke Pontianak, Kalimantan Barat.

Usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Jokowi irit bicara. Dia hanya mengatakan Jonan dan Arcandra memiliki kompetensi untuk mereformasi sektor energi sumber daya mineral secara besar-besaran.

Tak lupa, Jokowi berpesan agar penunjukan duet Jonan-Arcandra tak dipolitisasi. Jonan ialah mantan Menteri Perhubungan, sedangkan Arcandra mantan Menteri ESDM yang dicopot dari posisinya saat belum sebulan menjabat gara-gara dugaan kasus kewarganegaraan ganda.


“Menteri dan Wakil Menteri bisa menyelesaikan (masalah) bersama-sama dan menjadi tim yang baik,” kata Jokowi.

Untuk memilih wajah-wajah lawas guna mengisi posisi Menteri dan Wakil Menteri ESDM itu, Jokowi membutuhkan waktu 58 hari. Pada akhirnya Arcandra kembali ke Kementerian ESDM meski kini sebagai wakil.
Sinyal penunjukan Menteri ESDM baru sesungguhnya sudah diberikan sejak pekan lalu, termasuk sehari sebelum pelantikan. Kamis (13), acara internal Jokowi dari pagi hingga petang diakhiri oleh keterangan resmi sang Presiden sekitar pukul 19.30 WIB.

Malam itu, kabar bahwa Jokowi akan mengumumkan penunjukan Menteri ESDM santer terdengar. Sekretaris Kabinet Pramono Anung sebelumnya sempat mengatakan, Jokowi sudah mengantongi nama-nama calon Menteri ESDM.

Namun, ternyata keterangan resmi yang disampaikan Jokowi bukan soal Menteri ESDM, melainkan belasungkawa dia atas wafatnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej.

Jokowi sempat menjawab pertanyaan terkait pelantikan Menteri ESDM, namun dengan respons amat pendek.

“Segera. Secepatnya (dilantik). Tapi saat ini belum,” kata dia.

Pelantikan Jonan-Arcandra keesokan harinya lantas seakan disisipkan. Agenda yang dikeluarkan Biro Pers, Media, dan Informasi Kepresidenan, mencantumkan keterangan Jokowi bertolak ke Pontianak pukul 13.30 WIB. Namun ternyata pada jam itu ia melantik Jonan dan Arcandra, sehingga baru meninggalkan Jakarta pukul 14.30 WIB.

[Gambas:Video CNN]

Ini bukan kali pertama Jokowi meninggalkan ibu kota setelah menunjuk pejabat tinggi baru. Bulan lalu, Jokowi juga bertolak ke China untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi G20, sesaat setelah mengirimkan surat penunjukan Budi Gunawan sebagai Kepala badan Intelijen Negara ke Dewan Perwakilan Rakyat.

Saat itu Jokowi pergi ke China selama hampir sepekan dengan membawa Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Juru Bicara Presiden Johan Budi –dua orang yang selama ini selalu memberikan informasi kepada media.

Sebelumnya, Jokowi melakukan hal serupa saat mencalonkan Tito Karnavian menjadi Kapolri. Sehari sesudah nama Tito masuk ke DPR, Jokowi meninggalkan ibu kota, melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat.

Kunjungan ke luar kota dan luar negeri biasanya sudah direncanakan jauh hari. Entah apakah momen pengumuman pejabat baru kebetulan berimpitan dengan agenda lawatan itu, atau Jokowi memang sengaja memilih momen di mana ia bisa menghindari keriuhan usai menunjuk para pejabat baru pilihannya. (agk)