Menurut Gatot, enam ancaman tersebut yaitu menipisnya cadangan minyak dunia; meningkatnya jumlah penduduk dunia; berkurangnya sumber pangan, air dan energi; masalah terorisme; meningkatnya penyalahgunaan narkoba; dan persaingan ekonomi global yang ketat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Permasalahan dalam negeri mereka dijadikan sebagai alasan untuk masuknya negara lain ikut campur urusan dalam negeri terkait kepentingan minyak," katanya.
“Indonesia sebagai negara ekuator yang sangat kaya akan sumber daya alam adalah warning yang patut menjadi kekhawatiran bangsa Indonesia di masa yang akan datang,” ujarnya.
Apalagi, menurut Gatot, Indonesia ibarat gadis seksi yang menjadi rebutan negara lain, karena kaya akan sumber daya alam yang tidak pernah habis.
“Kekayaan sumber daya alam di Indonesia pernah disampaikan oleh Presiden RI pertama Soekarno bahwa suatu saat nanti negara lain akan iri dengan kekayaan sumber daya alam Indonesia. Dan Presiden RI Joko Widodo saat baru dilantik menyampaikan hal yang sama bahwa, kaya akan sumber daya alam bisa menjadi petaka,” ujar Gatot. (rel/obs)