"Biasa-biasa saja. Kenapa? Memangnya dia luar biasa? Memangnya dia malaikat? Enggak bisa orang melawan Indonesia kalau semuanya bersatu," ujarnya di Jakarta, Jumat (11/11).
Ryamizard menuturkan, masyarakat Indonesia tidak perlu mencemaskan kemenangan Trump. Ia berkata, terpilihnya taipan real estate itu tidak akan menjadikan AS sebagai ancaman Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama masa kampanye Trump kerap melontarkan komentar diskriminatif terhadap perempuan, kaum marjinal, imigran, bahkan umat Muslim.
Trump Tower menjadi salah satu titik utama tujuan ribuan demonstran tersebut. Mereka melakukan aksi bakar bendera. Demonstrasi serupa juga terjadi di banyak negara bagian di AS. Setidaknya protes anti-Trump ini terjadi di tujuh kota.
Namun Ryamizard meminta kekhawatiran yang meluas di Amerika Serikat tidak dibawa ke Indonesia. "Jangan sampai begitu-begitu dibawa ke sini. Terlalu banyak kerjaan pemerintah," kata Ryamizard.