Pria yang akrab disapa Emil itu menilai persoalan yang terjadi di Sabuga kemarin tidak terlepas dari miskoordinasi antara panitia dan pihak aparat dalam pengamanan kegiatan.
Ridwan sendiri menyatakan sedang berada di Jakarta saat proses koordinasi kegiatan tersebut. Dia pun kemudian mendisposisi koordinasi kepada Badan Kesbangpol sesuai urusan dan tugasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kegiatan KKR ini adalah kegiatan level provinsi, karenanya surat rekomendasi kegiatan datang dari Kemenag Prov Jawa Barat," ujar Ridwan melalui tulisan di akun Facebook miliknya, Rabu (7/12).
"Sebab secara langsung kami tidak terkait. Itu kan yang menangani Polresta Bandung, MUI Bandung. Kalau pemerintah hanya Kesbangpol, Wali Kota Bandung," ujar Aher, sapaan Ahmad, di Kompleks Istana Kepresidenan.
Ibadah bertajuk kebaktian kebangunan rohani (KKR) yang dipimpin Pendeta Stephen Tong terpaksa ditunda lantaran mendapat penolakan dari sejumlah organisasi masyarakat berbasis keagamaan.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, panitia KKR Natal tersebut tidak memiliki izin menggelar ibadah yang lengkap.
Yusri menuturkan kepolisian telah memediasi panitia KKR dan ormas yang melakukan protes di depan Sabuga. Setelah mediasi tersebut, kata Yusri, ibadah siang hari dapat diteruskan. Namun para pihak sepakat menunda agenda ibadah malam hari.