Sanata Dharma Tolak FUI Yogyakarta soal Penurunan Baliho

Hendrawan Setiawan, CNN Indonesia | Jumat, 09/12/2016 16:08 WIB
Sanata Dharma Tolak FUI Yogyakarta soal Penurunan Baliho Ilustrasi (CNN Indonesia/Safir Makki)
Yogyakarta, CNN Indonesia -- Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menolak menurunkan baliho bergambar perempuan berjilbab terkait dengan sejumlah tekanan yang terjadi di Yogyakarta oleh Forum Umat Indonesia (FUI).

Pada Rabu lalu, FUI Yogyakarta mendesak penurunan baliho yang bergambar mahasiswi berjilbab milik Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Baliho itu akhirnya diturunkan pihak kampus.
Rektor Universitas Sanata Dharma Johanes Eka Priyatma mengatakan saat ini tak ada tuntutan apa pun terkait dengan baliho milik kampus tersebut.

Namun bila ada tuntutan tersebut, kampus tidak akan serta merta menuruti kemauan kelompok tersebut.


“Tuntutannya mendasar atau tidak? Apakah ada landasan hukumnya? Kita kan negara hukum,” kata Eka di Yogyakarta, Jumat (9/12).
Sebelumnya FUI menyatakan akan melanjutkan protes yang sama ke universitas yang berlabel bukan Islam yang menampilkan perempuan berjilbab dalam balihonya. Protes akan disampaikan secara tertulis.

Menurutnya, sampai saat ini tidak ada surat yang masuk ke kampusnya yang memprotes baliho tersebut.

Eka menolak berandai-andai bila protes tersebut datang ke kampusnya. Menurutnya tindakan yang dilakukan kampus harus obyektif dan sesuai fakta. Apalagi kasus ini cukup sensitif.
Atas kasus yang sebelumnya menimpa UKDW, Eka mengaku tidak khawatir. “Kalau saya khawatir berarti saya tidak menghargai sistem keamanan di Indonesia. Kita adalah negara hukum yang mempunyai kemandirian keamanan. Polisi tentu akan menjaga keamanan dengan baik,” tegas Eka.

Dia juga menuturkan tak ada antisipasi khusus yang dilakukan Universitas Sanata Dharma. (asa)