"Ini bom low explosive, tapi kami harus meminta keterangan Tim Jihandak (Penjinak Bahan Peledak) terlebih dulu," ujar Anton seperti dilansir Detikcom, Rabu (27/2).
Anton mengatakan, saat ini kepolisian sudah dapat mengendalikan situasi di kawasan tersebut. Namun ia meminta masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi aksi teror di Bandung. "Jangan underestimate," tuturnya.
Lihat juga:Pelaku Bom Panci Lumpuh Terkena Tembakan |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku di kantor kelurahan itu terlibat baku tembak dengan polisi. Kepolisian menembakan senjata ke arah lantai dua kantor kelurahan itu berkali-kali. Selain memecahkan kaca, baku tembak itu juga memunculkan bara api dan asap pekat yang mengepul.
Desember 2015, insiden bom panci terjadi di Bekasi, Jawa Barat. Kala itu, Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri menyebut bom tersebut berdaya ledak tinggi. Polisi menduga, bom panci di Bekasi itu akan diledakkan di sekitar Istana Presiden, Jakarta.