"Saya sudah tinjau langsung keempat lokasi banjir itu dan masalahnya sudah terdeteksi, yakni saluran air yang tidak berfungsi optimal," kata Rahmat di Bekasi, Minggu (19/3) seperti dikutip dari Antara.
Rahmat menyatakan hujan yang melanda Kota Bekasi sejak sepekan terakhir mengakibatkan berbagai perumahan tergenang banjir. "Saya selalu memantau laporan warga melalui media sosial saya dan intensif melakukan penanggulangan lewat instansi terkait," katanya.
Lihat juga:Banjir Mengepung Bekasi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di lokasi banjir ini berdiri tembok pembatas antara lingkungan warga dengan kawasan terpadu Summarecon Bekasi," katanya.
Lihat juga:Ribuan Rumah di Bekasi Diterjang Banjir |
Lokasi banjir berikutnya berlokasi di kawasan Cevest belakang Stadion Patriot Chandrabaga, Kecamatan Bekasi Selatan.
Lihat juga:Hujan Deras, Permukiman di Bekasi Tergenang |
Rahmat menginstruksikan Dinas PUPR Kota Bekasi untuk membawa alat pengeruk sampah dan mesin penyedot untuk melakukan normalisasi saluran air.
Lokasi banjir keempat berada di wilayah Kelurahan Pengasinan dan Taman Narogong, Kecamatan Rawalumbu, yang disinyalir disebabkan sumbatan aliran sungai.
"Solusinya kami akan bongkar bangunan yang tidak berizin yang selama ini menghambat penyerapan air hujan ke tanah," ujar Rahmat.