"Kalau yang paling intens itu ada tiga sampai empat partai," kata Deddy di Cirebon, Jawa Barat Rabu (22/3) seperti diberitakan Antara.
Komunikasi politik tersebut menurutnya penting sebagai bagian dari proses demokrasi. Selain empat parpol tersebut, Deddy juga mencoba menjalin komunikasi dengan parpol lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Pilkada DKI Jakarta, Ahok yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat diusung oleh empat partai politik yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Golkar, Hanura dan Nasional Demokrat (NasDem).
Saat ini Deddy mengaku belum mau terlalu intens untuk menghadapi Pilkada tahun depan. Ia tak ingin kegiatannya sebagai Wakil Gubernur Jabar terganggu.
Jika benar Deddy enggan diusung partai pendukung Ahok, maka tersisa enam partai yakni Demokrat, Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Amanat Nasional.
Deddy adalah sala satu nama yang sudah menyatakan kesiapannya untuk ikut Pilkada Jabar 2018.
Nama lain yang disebut bakal maju adalah Ridwan Kamil, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan isteri Ahmad Heryawan, Netty Prasetyani.