Usai Bertemu Jokowi, Ma'ruf Amin Sebut Aksi 313 Tak Perlu

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Kamis, 30/03/2017 15:20 WIB
Usai Bertemu Jokowi, Ma'ruf Amin Sebut Aksi 313 Tak Perlu Ma'ruf Amin menyebut aksi 313 tak perlu karena selama ini tuntutan sudah didengar pemerintah. (CNN Indonesia/Resty Armenia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin berharap aksi 31 Maret besok tidak ada. Pasalnya, Presiden Joko Widodo sudah menggelar dialog dengan sejumlah tokoh organsisasi masyarakat Islam usai beberapa aksi sebelumnya.

Ma'ruf mengatakan, setelah pertemuan itu, beberapa gejolak mulai bisa diatasi.

"Beliau (Jokowi) selalu komunikasi dengan kelompok-kelompok ini. Istilahnya menyapa semua pihak. Kalau menurut saya, besok itu seharusnya sudah tidak perlu lagi demo," kata Ma'ruf usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (30/3).
Ma'ruf bertemu Jokowi sehari jelang aksi massa besok yang dimotori Forum Umat Islam. Namun Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini mengaku tak membahas soal aksi besok secara khusus dengan Jokowi.


Ma'rif mengimbau, jika aksi besok tetap digelar, peserta aksi harus menyampaikan aspirasi mereka secara santun dan tertib seperti pada aksi sebelumnya. Ia yakin, tuntutan dalam aksi sebelumnya telah didengar pemerintah.
Ia juga berharap isu yang dibawa besok tidak melebar kemana-mana. Apalagi sampai pada penggulingan pemerintah.

"Jangan ada isu yang melebar ke mana-mana. Apalagi sampai upaya mengganti pemerintahan, itu ngawur dan tidak tepat," katanya.

Aksi 313 merupakan bentuk tuntutan sejumlah pihak kepada Presiden Joko Widodo untuk memberhentikan Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama karena menjadi terdakwa kasus penodaan agama.

Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath sebelumnya mengatakan, aksi akan dimulai dengan berkumpul dan salat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal, berlanjut dengan berjalan kaki ke Monas dan depan Istana Merdeka menyuarakan tuntutan.