Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jendral Rikwanto mengatakan, ada 14 ribu personel gabungan dari TNI, dan Polri, yang akan mengawal sidang. Tujuan penjagaan itu, agar hakim bisa berkonsentrasi memutus vonis.
"Karena besok pembacaan keputusan dari hakim, apapun keputusannya, yang kami pesankan adalah itu independensi hakim," kata Rikwanto dalam konferensi pers di Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (8/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka nanti akan ditentukan posisinya ada di mana, kemudian perbuatan apa sesuai tugas masing-masing," ucap Rikwanto.
Menurut Rikwanto, jumlah massa yang hadir saat sidang diprediksi berjumlah ribuan orang. Polisi, kata Rikwanto tidak pernah melarang massa untuk hadir di persidangan.
Lihat juga:Polri-TNI akan Kawal Ketat Sidang Vonis Ahok |
"Itu tidak boleh dibawa ke ruang sidang," tuturnya.
Polisi juga akan mengawal majelis hakim yang memutuskan sidang Ahok. "Jadi kita harapkan beliau-beliau yang mengawaki sidang ini, majelis hakim dan yang lainnya itu, tidak ada masalah mengambil keputusan tersebut," ucap Rikwanto.
Sejumlah Ormas memastikan akan berkumpul di sekitar lokasi persidangan. Massa alumni 212 Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Forum Umat Islam sudah mengkonfirmasi hadir dalam sidang besok.
"GNPF akan berkumpul di Ragunan, dengan (jumlah) massa berganda," kata Sekretaris Presidium Alumni 212 Hasri Harahap kepada CNNIndonesia.com.
Kepala Divisi Humas FUI Nanang Qosim mengatakan, pihaknya akan menurunkan ratusan orang untuk mengawal sidang Ahok.
Lihat juga:Polisi Kawal Hakim Pemutus Hukuman Ahok |