Sugito mengatakan kembalinya Rizieq ke Arab Saudi bukan untuk melarikan diri dari panggilan polisi. Rizieq, kata Sugito, kembali untuk menenangkan diri karena merasa difitnah dalam dugaan percakapan pornografi itu. Dia menyebut kliennya itu akan pulang ke tanah air, sebelum atau sesudah Ramadan.
"Saya berharap hari ini tiba tapi informasi dari pengurus FPI, beliau kembali ke Arab," kata Sugito kepada CNNIndonesia.com di Jakarta, Senin (15/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Rizieq Shihab) gak melarikan dari tanggungjawab. Hanya simbol lawan ketidakadilan, bahwa ini fitnah," ujarnya.
"Anda tahu enggak habib pernah jalanin penjara dua kali," kata Kapitra kepada CNNIndonesia.com.
Kapitra meminta agar semua pihak tak mengambil kesimpulan sendiri atas Rizieq, yang kini kembali berada di Arab Saudi, setelah sempat terbang ke Malaysia untuk menyelesaikan disertasinya.
"Jangan ambil kesimpulan, keliru itu. Besok akan dijelaskan," tegasnya.
Lihat juga:Isteri Rizieq Shihab Siap Berikan Kesaksian |
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan belum mendapat informasi jika Rizieq kembali ke Arab Saudi. Argo mengatakan pihaknya menunggu hasil evaluasi penyidik terkait surat penjemputan Rizieq yang dikeluarkan hari ini.
"Kami step by step sesuai aturan. Kami lakukan sesuai aturan dulu," ucap Argo.
Jikapun Rizieq benar kembali ke Arab Saudi, Argo menyebut jika hal itu akan menjadi kewenangan penyidik dalam kasus tersebut untuk merumuskan apa tindakan mereka selanjutnya.
"Itu nanti akan kita rumuskan, yang penting kita urus dulu hari ini atau besok, kita cari dulu," kata Argo.
Selain diduga terkait kasus dugaan percakapan konten pornografi, Rizieq ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penodaan terhadap Pancasila. Dia juga berhadapan dengan laporan penodaan agama oleh Perkumpulan Mahasiwa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).
Rizieq sudah dipanggil dua kali oleh Polda Metro namun tidak hadir. Pada panggilan kedua, 8 Mei lalu, Rizieq tidak hadir tanpa alasan.