Ketua Pengurus Masjid yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia DKI Jakarta Syarifuddin mengatakan, dari perhitungan tinggi hilal sekitar 8 derajat. Namun saat pengamatan dilakukan Masjid Jami al Musariin, Pondok Pesantren al Hidayah Basmol, hilal tidak teramati.
“Kemungkinan karena tertutup awan,”kata Syarifuddin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di masjid tersebut juga sudah diumumkan bawah malam ini setelah salat isya, akan digelar salat tarawih berjamaah.
Lihat juga:Hilal Dilaporkan Terlihat di Pelabuhan Ratu |
"Yang kami sampaikan ini informasi hilal. Masih informasi ya, belum terkonfirmasi jadi belum pasti," kata anggota tim hisab rukyat Kementerian Agama Cecep Nurwendaya dalam Sidang Isbat, Jakarta Pusat.
Berdasarkan presentasi tersebut, hilal telihat di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat setinggi 8,51 derajat di posisi 37 menit 44 detik setelah matahari terbenam.
Jumlah titik pantau hilal sebanya 77 titik yang tersebar di seluruh Indonesia.
Keputusan sidang isbat ini akan diumumkan sehabis Salat Magrib berjamaah di Kementerian Agama. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin akan menyampaikan hasil sidan isbat ini sekaligus menyampaikan awal Ramadan.
Lihat juga:Menanti Hilal 1 Ramadhan 1438 H |
Kemudian akan dihadiri pula oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Planetarium Jakarta.
Selain itu, juga ada pakar falak dari ormas-ormas Islam, pejabat eselon I dan II Kementerian Agama, dan tim hisab dan rukyat Kementerian Agama.