Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyatakan di jalur tersebut baru akan beroperasi tiga halte saja di awal operasinya.
"Dari pada menunggu 12 halte, tapi lama. Jadi kami akan jalan (beroperasi) dengan (halte) yang sudah ada saja dulu. Minimal koridor XIII sudah bisa difungsikan pada 17 Agustus mendatang," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Halte Tendean berada di jalan Kapten Pierre Tendean, Jakarta Selatan. Letak halte ini berada di dekat Menara Bank Mega atau Trans Media dan jalan Gatot Subroto. Sementara itu, Halte Tirtayasa berada di jalan Walter Monginsidi, Selong, Jakarta Selatan. Halte ini berada tak jauh dari kawasan niaga Blok M dan Mabes Polri. Halte ini pun bisa menjadi halte integrasi antara jalur koridor 1 dengan Koridor 13 Transjakarta.
Djarot yang menggantikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI, sempat menunda operasi jalur baru Transjakarta tersebut.
Dan, sampai dengan berita ini ditulis, pihak Transjakarta mengaku belum juga menerima SLF dari Kementerian PUPR.
"Kami belum tahu pasti SLF itu sudah terbit atau belum. Karena yang mengajukan adalah Dinas Bina Marga," kata Humas PT Transjakarta Wibowo saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, pada Senin (10/7).
Salah satu sudut jalan layang yang akan menjadi jalur Transjakarta koridor XIII. (CNN Indonesia/Filani Olyvia) |
Saat operasional terbatas pada 17 Agustus mendatang, bus Transjakarta hanya akan melintas pada pukul 05.00-19.00 WIB. Minimnya penerangan, disebutkan menjadi salah satu alasan bus di koridor tersebut belum bisa beroperasi maksimal hingga pukul 22.00 WIB seperti di rute lainnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Yuli Hartono mengatakan Pemprov DKI masih terus melengkapi sarana-prasarana penunjang di jalur jalan layang tersebut. Saat ini, kata dia, lampu LED sudah terpasang di 40 titik pada jalur tersebut.
"Sudah terpasang 40 titik, sudah. LED, sudah terang," kata Yuli Hartono seperti dikutip dari detik.com pada Jumat lalu.
"Targetnya, Desember selesai. Susah itu masangnya, 35 meter ke atas, perlu crane yang tinggi, keahlian," ujarnya.
Tak hanya itu, lift yang bakal digunakan untuk halte-halte di jalur jalan layang pun belum tersedia. Meski demikian, pihak Transjakarta dan Pemprov DKI memastikan persiapan-persiapan yang saat ini terus dilakukan, tidak akan kembali menghalangi rencana pengoperasian Koridor XIII pada 17 Agustus 2017 mendatang.
Salah satu sudut jalan layang yang akan menjadi jalur Transjakarta koridor XIII. (CNN Indonesia/Filani Olyvia)