"Insya Allah pekan ini kami akan ke Komnas HAM lagi untuk memastikan rekomendasi kapan keluarnya," kata Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo kepada CNNIndonesia.com, Senin (10/7).
Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menyatakan bahwa draf rekomendasi telah rampung disusun pihaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, saat ditemui di Komnas HAM, Pigai menyatakan tak berencana mengeluarkan rekomendasi itu dalam waktu dekat.
"Sekarang kan lebih pada disampaikan ke publik. Kami tunggu perkembangan dulu," kata Pigai.
Dia mengaku juga belum mengetahui secara pasti apakah draf tersebut sudah benar-benar selesai, seperti yang diklaim Pigai.
"Belum disampaikan ke paripurna, dua kali komisioner yang menangani kasus Rizieq tidak hadir di paripurna," kata Nurkhoiron.
Nurkhoiron menyebut, paripurna Komnas HAM digelar pada awal pekan setiap bulannya.
Menurut dia, semua pekerjaan komisioner, termasuk penanganan laporan dugaan kriminalisasi aktivis dan ulama dari Presidium Alumni 212, wajib disampaikan dalam paripurna.
"Semua pekerjaan komisioner dilaporkan atau disampaikan ke paripurna," tuturnya.