Mereka akan direkrut untuk membatu mengatur kemacetan di sejumlah titik. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Panggara mengatakan, program ini juga akan melibatkan sejumlah perusahaan swasta sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.
Mereka berstatus sebagai relawan dan diberi nama Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas atau Supertas. Halim tak menyebut jumlah gaji yang akan diterima pak ogah. Ia hanya menyebut jumlahnya sesuai dengan UMP DKI Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Halim mengatakan rencana program itu juga sudah dibicarakan kepada Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Perhubungan. Menurutnya hal tersebut sebagai upaya kerjasama pemerintah mengatasi kemacetan di Ibu Kota dalam rangka penyelenggaraan Asian Games 2018 atau Inasgoc.
Lihat juga:Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan Diganti |
"Kan mereka nantinya diberi upah. Jadi tidak akan minta uang lagi ke pemilik kendaraan," kata Halim.