Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan seluruh dokumen perjalanan yakni visa dan paspor untuk para jemaah di kloter pertama yang terbang pada 28 Juli mendatang sudah siap. Sebelumnya, seperti dikutip dari situs Kemenag, Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nur Syam mengatakan hingga 19 Juli lalu jumlah visa dan paspor yang telah diurus mencapai 80 persen. Dia pun menjanjikan untuk jemaah gelombang pertama visa dan paspornya selesai pekan ini.
“Jadi yang memberi visa adalah Kemendagri Saudi Arabia dan Kemenlu. Kita mengirim data para jemaah haji kita, informasi itu secara paket melalui online ke mereka lalu diproses dan dikeluarkan visanya. Karena ini online jadi bisa sangat cepat kalau tak ada kendala teknis," kata Lukman saat ditemui di kawasan Ancol, Jakarta, Jumat (21/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dokumen perjalanan, Kemenag juga terus mempersiapkan fasilitas dan sarana serta prasarana untuk jamaah haji Indonesia. Menurut Lukman, saat ini persiapan untuk menunjang hidup jemaah haji selama beribadah sudah mendekati 100 persen.
Mulai 27 Juli mendatang, calon jemaah haji gelombang pertama sudah diminta masuk asrama di masing-masing daerah. Di sana layanan di embarkasi akan dibuka sebelum penerbangan dimulai sejak 28 Juli 2017. Adapun di asrama tersebut, pelayanan meliputi persiapan akomodasi, cek kesehatan, transportasi,city check in, bagasi dan transit jemaah.
Setelah penerbangan gelombang pertama rampung pada 11 Agustus, gelombang kedua akan diterbangkan ke Arab kurun waktu 12-26 Agustus 2017.