Fahri mengaku telah bertemu dengan orang yang diduga memberi uang sebanyak Rp1 miliar kepada Adnan.
"Saya sendiri juga sudah bertemu langsung dengan orang yang menyerahkan uang kepada satu komisioner KPK itu," ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chandra dan Bibit Samad pernah menjadi Wakil Ketua KPK. Sedangkan Antasari Azhar adalah Ketua KPK masa jabatan 2007-2009.
Dugaan pemberian uang kepada mantan Komisioner KPK Adnan Pandu Praja pertama kali diungkapkan oleh Mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Group, Yulianis, saat menghadiri rapat Pansus Angket KPK di Gedung DPR, Senin (24/7).
Pemberian uang itu terkait penanganan perkara korupsi pembangunan Wisma Atlet dan gedung serba guna pemerintah provinsi Sumatera Selatan.
Yulianis mengatakan, dugaan pemberian uang itu berdasarkan pengakuan anak buah Nazaruddin, yakni Minarsih kepada dirinya. Minarsih merupakan mantan Direktur Marketing PT Anugerah Nusantara milik Nazaruddin.
“Bu Minarsih pernah memberikan uang ke (mantan) komisioner KPK Pak Adnan Pandu Praja,” ujar Yulianis.
"Saya siap menjelaskan dalam proses apapun kebenaran tersebut," kata Pandu dalam keterangan tertulis, Senin (24/7).