Bappenas Minta Anies-Sandi Lanjutkan Bangun Tanggul Raksasa

Filani Olyvia , CNN Indonesia | Rabu, 02/08/2017 00:49 WIB
Bappenas Minta Anies-Sandi Lanjutkan Bangun Tanggul Raksasa Ketua tim sinkronisasi Anies-Sandi, Sudirman Said, mengaku mendapat amanat dari Bappenas untuk memasukkan tanggul raksasa jadi program Jakarta hingga 2022. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua tim sinkronisasi Anies-Sandi Sudirman Said menyebut pihaknya telah mendapat amanat dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro untuk melanjutkan program tanggul raksasa.

Sudirman mengatakan, timnya diminta oleh Bappenas untuk memasukkan program yang bernama National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) itu ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah DKI Jakarta 2018-2022.

"Tadi Kepala Bappenas sudah menjelaskan ruang lingkupnya (pengerjaan NCICD). Kami diminta untuk memasukkan dalam RPJMD DKI, supaya ada sinergi antara yang disiapkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah," kata Sudirman, saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Selasa
(1/8).

Usulan ini disambut baik oleh tim sinkronisasi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.


Sudirman menyebut pembangunan tanggul raksasa di pesisir utara Jakarta mampu mengurangi penurunan permukaan tanah di Jakarta, berbeda dengan proyek reklamasi.

"Kita sudah sama-sama tahu bahwa pulau-pulau yang dibangun ini tidak akan diteruskan. Tapi tim harus terus mencari solusi bagaimana memanfaatkan yang ada, dan tadi kami mendapat perspektif yang lebih luas dari sekedar reklamasi," kata dia.

"Untuk mengurangi penurunan permukaan tanah salah satu caranya adalah dengan membangun tanggul pantai. Itu sudah dianggarkan di Kementerian, dan porsi DKI juga harus disiapkan untuk pembangunan," imbuhnya.

Saat ini tim sinkronisasi Anies-Sandi masih fokus dalam mendetailkan draf RPJMD DKI Jakarta 2018-2022.


Pembahasan tersebut dilakukan dalam agenda focus group discussion (FGD) bersama Satuan Kerja Perangkat
Daerah terkait di lingkungan pemerintahan provinsi DKI Jakarta.

"Kami sedang intensif menggali informasi dari Pemprov DKI dan menyerap aspirasi masyarakat. Dalam minggu depan sudah fokus pada mendetailkan dokumen RPJMD. (RPJMD) ini yang akan jadi pedoman dalam menyusun anggaran 5 tahun kedepan," kata Sudirman.

Senada dengan Sudirman, anggota tim sinkronisasi Anies-Sandi, Marco Kusumawijaya menyatakan pembangunan proyek tanggul raksasa di pesisir utara Jakarta dapat mengurangi penurunan permukaan tanah di Jakarta.


"Pembangunan pulau-pulau (reklamasi) itu memang sudah enggak relevan untuk melindungi Jakarta dari banjir rob. Makanya dihentikan. Tapi, pembangunan tanggul pantai tetap harus dilaksanakan," kata Marco.

"Kalau kita berhasil dengan tanggul pantai, dan kemudian diikuti dengan penghentian penurunan permukaan tanah, maka kita masih punya waktu untuk memikirkan bakal membangun tanggul laut (atau tidak), minimal sampai 2030," imbuhnya.